BOWLING (THE SPORT OF BOWLING)

BOWLING (THE SPORT OF BOWLING)

 

Bowling adalah olahraga yang dimainkan dengan menggelindingkan atau melemparkan bola dengan tangan. Bola tersebut dilemparkan ke pin yang telah disusun sedemikian rupa. Disebut Strike Jika semua pin dijatuhkan dalam sekali gelinding (lemparan). Jika pin tidak dijatuhkan sekaligus maka diberikan satu kesempatan lagi untuk menjatuhkan pin yang tersisa. Ketika lemparan kedua tidak ada lagi pin tersisa disebut Spare. Jika setelah lemparan kedua masih ada pin yang tersisa maka disebut Open Frame (Missed) yang kesemuanya itu akan menentukan perhitungan angka yang didapat dalam setiap game.


SEJARAH BOWLING 

Di Amerika permainan bowling sangat populer dari dulu hingga sekarang. Namun, itu bukan berarti olahraga bowling berasal dari negara tersebut. Justru yang pertama kali mempopulerkan olahraga bowling di Amerika adalah orang-orang Belanda yang datang ke sana pada tahun 1600-an.

        Sebelum bernama bowling, permainan ini bernama "Dutchpins". Di Belanda, masyarakat mengenal bowling dari orang-orang Inggris pada awal tahun 1100-an. Di daratan Eropa tidak hanya dua negara ini saja yang mengenal bowling. Jerman juga memiliki permainan sejenis. Dengan menggunakan bola dan 9 buah tongkat kayu yang disebut "Keglers", hingga saat ini kebanyakan oarang Jerman menyebut pin dengan keglers.

        Yang cukup menarik dari sejarah bowling, para arkeolog menemukan sejenis bola, pin dan peralatan lain untuk bermain bowling di pemakaman anak-anak Mesir yang berumur 5200 sebelum Masehi. Berdasarkan fakta tersebut sebagian orang berpendapat bahwa orang-orang Mesir sudah mengenal bowling sejak berabad-abad lalu.


DASAR PERMAINAN   

Perlengkapan Pemain

Perlengkapan yang biasanya dimiliki pemain bowling meliputi :

Sepatu Bowling 
Desain sepatu bowling hampir sama seperti flat shoe, mulai dari flat shoe biasa hingga flat shoe atletik. Sol di sepatu kiri dan sepatu kanan pemain bowling profesional biasanya berbeda, karena saat melempar bola bowling, satu kaki digunakan untuk sedikit meluncur, sedangkan kaki satunya lagi tidak.

Sarung Tangan Bowling 
Sarung tangan bowling adalah perlengkapan bowling yang bersifat opsional, dan biasanya terbuat dari bahan logam. Sarung tangan tersebut dapat membantu pemain bowling untuk mencapai sudut tertentu saat melempar bola.

Sarung tangan ini bentuknya ada bermacam-macam. Ada yang desainnya menutupi seluruh jari tangan, ada yang desainnya tidak menutupi jari tengah dan jari manis, kemudian ada juga sarung tangan yang hanya menutupi bagian pergelangan tangan.

Tas Bowling    
Tas bowling adalah perlengkapan bowling yang juga bersifat opsional. Tas bowling memiliki bagian khusus untuk menyimpan bola bowling, kemudian tas ini juga bisa diisi dengan sepatu, sarung tangan, dan sejenis kain lap untuk membersihkan bola.

Lapangan Permainan    

Areal permainan bowling disebut sebagai bowling lane, terbuat dari papan kayu yang sudah diberi sejenis pelicin. Panjangnya 60 feet (18.28 meter). Sekitar 15 feet dari tempat melempar bola di atas lane itu ada panah penunjuk untuk membantu kita menggelindingkan bola ke arah yang di inginkan. Di kiri dan kanan bowling lane ada semacam got (alur), disebut sebagai gutters.

Bola Yang Dipakai 

Bola bowling bermacam-macam, tergantung dari jenis permainan bowling yang dilakukan. Untuk 10 pin bowling, bolanya bisa mencapai diameter sebesar 8.59 inci, dan bola tersebut memiliki lubang sebanyak 3 hingga 12 buah.

Berat bola bowling adalah 6 sd 16 lbs (2,7 sd 7,2 kg). Jenis bolanya ada bermacam-macam, ada bola yang bergerak secara lurus dan ada juga bola yang bergerak sedikit membelok. Bola yang bisa membelok biasanya dilapisi dengan sebuah bahan tertentu, contohnya adalah resin.       

Cara Melempar Bola Bowling   

Cara untuk melempar bola di sepanjang lane tidak diatur secara khusus, selama bola dilempar dengan posisi pemain tidak melewati garis batas. Pemain boleh melemparnya dengan memegang bola dengan kedua tangan dan mengayunkannya dari antara kedua kaki, tapi cara itu cendrung minus dari segi tenaga lemparan dan gaya. Umumnya, bola dipegang menggunakan satu tangan, dimana jari tengah, jari manis serta ibu jari dimasukkan ke dalam ketiga lubang yang ada di bola.

        Cara melempar bola dilakukan dengan berdiri tegak, memposisikan bola di depan badan, kira-kira setinggi pinggang, lalu menggunakan tangan satunya yang bebas untuk menopang berat bola. Selanjutnya melangkah ke depan sambil mengayunkan tangan yang memegang bola ke belakang untuk mengumpulkan momentum, lalu tangan diayunkan ke depan sambil melepaskan bola ke lane menuju pin yang menunggu di ujungnya.

        Jika diperhatikan, kebanyakan pemain bowling tidak melemparkan bolanya secara lurus di lane, tapi menggunakan hook (lemparan melengkung). Tujuan dari lemparan ini adalah mengenai pin dengan sudut tertentu, yang akan mempertinggi kemungkinan terjadinya strike (jatuhnya semua pin dengan lemparan pertama). Lemparan ini bisa dilakukan dengan melatih gerakan pergelangan tangan dan jari saat melepas bola untuk menciptakan lemparan bola melintir yang akan berubah arah saat meluncur di lane, biasa disebut hook.   

Jenis Permainan Bowling        

Permainan bowling ada dua macam :
  1. Pin Bowling, sesuai namanya adalah jenis permainan yang menggunakan pin. Pin bowling ini dibagi lagi menjadi 5 jenis permainan tergantung pin-nya, yaitu : 10 pin bowling, 9 pin bowling, 5 pin bowling, candlepin, dan duckpin. Diantara pin bowling tersebut, 10 pin bowling menjadi yang paling dikenal. 
  2. Target Bowling, adalah jenis permainan bowling yang tidak menggunakan pin, tapi menggunakan target tertentu, misalnya mengarahkan bola ke sebuah lubang. Jenis permainan ini bermacam-macam, contohnya adalah carpet bowls dan Irish road bowling.
Sistem Permainan   
 
Janis permainan bowling yang paling terkenal adalah sepuluh pin bowling. Dalam permainan bowling tersebut, seorang pemain bowling biasanya memainkan sebuah game, dan sebuah game terdiri atas sepuluh frame.
 
        Setiap frame memberikan kesempatan pemain bowling sebanyak dua kali untuk menjatuhkan sepuluh pin. Strike adalah istilah yang digunakan apabila pemain bowling menjatuhkan sepuluh pin sekaligus dalam kesempatan pertama, dan spare adalah istilah yang digunakan apabila pemain bowling menjatuhkan total sepuluh pin pada kesempatan kedua.
 
        Khusus untuk frame terakhir, apabila seorang mendapatkan strike atau spare, orang tersebut akan diberi dua atau satu kesempatan tambahan untuk melemparkan bola.
 
        Cara menghitung nilai dalam permainan bowling jika sebelumnya tidak terjadi strike atau spare adalah menghitung jumlah pin yang jatuh di frame tersebut.
 
        Apabila ada strike, misalnya di frame pertama, nilai frame pertama adalah 10 ditambah pin yang jatuh di frame kedua. Apabila ada spare, misalnya di frame pertama, nilai frame pertama adalah 10 ditambah pin yang jatuh di kesempatan pertama di frame kedua.
 
        Apabila terjadi strike beruntun, misalnya di frame pertama dan kedua, nilai frame pertama adalah 10 ditambah 10 ditambah pin yang jatuh di frame ketiga, dan nilai di frame kedua adalah 10 ditambah pin yang jatuh di frame ketiga. Intinya, semakin banyak strike atau spare, semakin tinggi nilai yang akan di dapat.
 
        Ada berbagai istilah untuk strike yang dilakukan secara beruntun, contohnya adalah "double" untuk strike beruntun dua kali dan "turkey" untuk strike beruntun tiga kali. Apabila seorang pemain bowling mendapatkan strike di sepuluh frame (frame pertama sd kesembilan masing-masing satu kali strike, frame kesepuluh tiga kali strike), pemain bowling tersebut akan mendapatkan nilai maksimal sebesar 300 poin.
 
 
INDUK ORGANISASI BOWLING
 
Organisasi resmi yang menaungi cabang olahraga bowling dunia adalah International Bowling Federation (FIQ). Organisasi ini didirikan pada tahun 1952 di Hamburg, Jerman. Salah satu misi FIQ adalah menumbuhkan minat masyarakat di seluruh dunia dalam olahraga bowling. Organisasi ini juga mengadakan kejuaraan-kejuaraan bowling bertaraf Internasional.
 
Organisasi yang menaungi bowling di Indonesia adalah Persatuan Boling Indonesia (PBI). Organisasi PBI yang mengatur dan memajukan olahraga bowling secara Nasional.    

GOLF (THE SPORT OF GOLF)

GOLF (THE SPORT OF GOLF)

 

Golf adalah olahraga memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang ada di lapangan menggunakan satu set tongkat pemukul yang disebut club (stik golf). Dalam golf yang diincar adalah jumlah pukulan sesedikit mungkin. Pemain berusaha memasukkan bola ke lubang dengan jumlah pukulan yang sedikit. Makin sedikit semakin baik.


SEJARAH GOLF 

Sebenarnya masih ada perdebatan mengenai asal mula munculnya olahraga golf. Ada yang berpendapat golf berasal dari Tiongkok. Di negara tersebut ada permainan menyerupai golf yang pernah dimainkan pada abad ke-11 pada masa Dinasti Song.   

        Olahraga golf juga dihubungkan dengan permainan yang mirip golf di Belanda pada abad ke-17. Selain itu masih terdapat banyak lagi dokumen yang menceritakan tentang permainan mirip golf di berbagai tempat di Benua Eropa.

        Namun terlepas dari semua dugaan yang ada, golf modern dipercaya berasal dari Scottish Invention (penemuan orang Skotlandia) pada abad ke-15 yang telah dimainkan selama kurang lebih 500 tahun di kepulauan Britania Raya. Lapangan golf tertua di dunia diketahui bernama The Old Links yang berada di Musselburgh. Lapangan golf tersebut berada di tepi laut, disebut links karena berada dibukit-bukit berpasir yang menghubungkan daratan dan laut. Bukti tertulis menunjukkan golf dimainkan di Musselburgh Links pada tahun 1672, walaupun Ratu Mary dari Skotlandia dilaporkan sudah bermain golf di sana pada tahun 1567.

        Sementara itu, penamaan golf sendiri kemungkinan berasal dari pelafalan Skotlandia untuk kata kolf yang dalam bahasa Belanda berarti stik atau tongkat pemukul. Kini, seiring perkembangan jaman, olahraga golf mulai dimainkan di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia.


DASAR PERMAINAN

Perlengkapan Permainan

Perlengkapan utama olahraga golf adalah stik atau tongkat pemukul golf dan bola golf. Selain itu, pemain golf juga memiliki perlengkapan lain sebagai penunjang, seperti memakai sepatu khusus untuk golf dan mengenakan sarung tangan.

Lapangan Golf

Golf merupakan salah satu permainan yang tidak memiliki lapangan permainan yang standar. Golf dimainkan di lapangan golf yang masing-masing memiliki desain unik dan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Lapangan Golf memiliki sejumlah lubang (hole) sebagai sasaran dari permainan ini, umumnya terdiri dari 9 lubang atau 18 lubang.

        Bermain golf pada dasarnya bermain dengan memukul bola yang dimulai dari titik start yang disebut teebox, dan diakhiri dengan memasukkan bola tersebut ke lubang (hole atau cup) yang ada di putting green. Demikian berulang-ulang pada lapangan-lapangan berikutnya sebanyak 18 lubang.

        Pukulan pertama yang dimulai dari teebox atau teeing ground dinamakan tee shot atau tee off. Hanya pada pukulan pertama kita diperbolehkan meletakkan bola di atas penyangga atau biasa disebut dengan tee. Untuk pemain pro (bukan amatir/pemula), teebox-nya paling belakang, ditandai dengan patok batu hitam. Sedangkan untuk pemula teebox-nya berada lebih ke depan, ditandai dengan patok batu putih. Teebox biasanya dibuat lebih tinggi sekitar 1 meter dan rumputnya dirawat dengan baik.

        Setelah pukulan pertama, pemain memukul bola lagi dari posisi bola terakhir setelah pukulan pertama. Pada pukulan kedua atau ketiga, pemain berusaha memukul bola untuk masuk di daerah putting green atau biasa disebut green saja. Hasil pukulan pertama bola itu bisa mendarat di fairway ataupun di rough. Rumput di fairway dipotong pendek sehingga bola mudah untuk dipukul. Sedangkan di rough, rumputnya lebih panjang sehingga bola sulit untuk dipukul.

        Setiap hole biasanya memiliki rintangan atau hazards. Rintangan terdiri atas dua macam, yaitu rintangan air seperti sungai atau danau, dan bunker berupa cekungan berisi pasir. Bila masuk air, bola dipukul di lapangan sejajar atau dibelakang jatuhnya air, dikenai penalti satu pukulan. Bila masuk bunker, bola dipukul di bunker tersebut.

        Setelah mencapai green, lazimnya pemain memakai stik golf berpermukaan datar yang disebut putter. Rumput di green dipotong sangat pendek sehingga bola bisa bergulir dengan mudah.

        Hole atau lubang pada green berdiameter 108 mm (4.25 inci), selalu berada di rumput dan memiliki kedalaman sedikitnya 100 mm (3.94 inci). Hole biasanya selalu ditandai dengan sebuah bendera sehingga pemain bisa melihatnya dari kejauhan.

        Hole diklasifikasikan berdasarkan par. Par adalah jumlah pukulan yang diharapkan dapat dipenuhi pegolf yang bermain 'aman', disetiap hole. Sebagai contoh, pada hole par 4, seorang pemain golf yang memiliki kemampuan diharapkan untuk mencapai green dalam dua pukulan (satu kali teeing shot, atau pukulan pertama, dan satu pukulan mendekati hole), dan melakukan dua kali putting untuk memasukkan bola ke lubang.   

        Dalam golf suatu hole bisa digolongkan ke dalam par 3, par 4, atau par 5. Par pada suatu hole biasanya ditentukan berdasarkan jarak dari teeing ground ke green. Jarak teeing ground ke green pada suatu hole ber-par 3 adalah 100 sd 250 yard (91 sd 244 meter). Hole ber-par 4 adalah 251 sd 475 yard (225 sd 434 meter), sementara hole ber-par 5 lebih dari 476 yard (435 meter). Walaupun ada juga hole par 5 yang sejauh 600 yard (548 meter).

        Pada sebagian besar lapangan golf 18 lubang, total pukulan adalah 72 kali yang terdiri dari 4 lubang ber-par 3, 10 lubang ber-par 4, dan 4 lubang ber-par 5.

Skor Dalam Golf  

Permainan dihitung dan dicatat dalam scorecard dari berapa kali pemain memukul bola dalam setiap hole, dan pada akhir permainan dihitung total pukulan dalam 18 hole.

        Skor dalam golf berbeda dengan skor dalam kebanyakan permainan lainnya. Dalam golf, pemain akan menang bila mendapat skor yang sedikit atau jumlah pukulan yang paling sedikit (bahkan hingga minus).

Jenis-Jenis Stik Golf   

Stik golf atau club, terdiri dari 3 jenis utama, yaitu :
  1. Wood untuk pukulan jauh;
  2. Iron untuk pukulan menengah; dan
  3. Putter untuk keperluan membuat goal, memasukkan bola di green.    
Jenis-Jenis Pukulan Dalam Golf 

Dalam golf terdapat beberapa jenis pukulan sesuai kondisi dan situasi keberadaan bola yang akan dipukul. Jenis pukulan dalam golf : 
  • Tee Shot / Tee Off. Adalah pukulan pertama dari teeing ground.
  • Fairway Shot. Adalah pukulan berikutnya sesudah tee shot dengan menggunakan stik wood untuk jarak jauh (diatas 160 meter), dan iron untuk jarak sedang (100 sd 160 meter).
  • Bunker Shot. Pukulan ini dilakukan jika bola mendarat di atas bunker.
  • Punch Shot atau Knockdown. Adalah pukulan rendah yang dilakukan untuk menghindari cabang pohon atau angin yang kuat di atas.
  • Putting. Adalah pukulan yang dilakukan di atas green dan menggunakan putter.   
  • Approach Shot. Adalah pukulan yang dilakukan untuk mendekatkan bola ke green. Pukulan ini biasanya dilakukan pada jarak yang sedang atau dekat.  
Tipe Approach Shot ada tiga, yaitu :
  1. Pitch, adalah approach shot yang menerbangkan bola ke atas green atau dekat green.
  2. Flop, adalah approach shot yang melambung tinggi dan langsung berhenti sesaat setelah menghantam tanah. Ini dilakukan ketika pegolf harus menghadapi rintangan untuk mencapai green.
  3. Chip, adalah approach shot yang rendah di mana bola terbang rendah dan kemudian bergulir mengarah ke green. 

INDUK ORGANISASI GOLF  

Di Dunia Internasional, ada dua organisasi besar yang menaungi olahraga golf, yaitu The Royal and Ancient Golf Club of st Andrews (R&A) dan USGA (United States Golf Association).

        Sedangkan secara Nasional, organisasi yang menaungi golf yaitu Persatuan Golf Indonesia (PGI). PGI adalah asosiasi golf nasional yang merupakan otoritas tunggal yang mengurusi olahraga golf amatir Nasional di tanah air (Indonesia) yang didirikan pada tanggal 8 April 1966. Selain bernaung di bawah the R&A, PGI juga salah satu anggota Asia Pasific Golf Confederation (APGC) yang terdiri dari 28 asosiasi serupa di wilayah Asia Pasific.


HOKI (THE SPORT OF HOCKEY)

HOKI (THE SPORT OF HOCKEY)

 

Hoki atau Hockey dalam bahasa Inggrisnya, adalah olahraga beregu/tim yang setiap pemainnya memegang sebuah tongkat bengkok (stik) dibagian bawahnya untuk menggerakkan sebuah bola. Tujuan permain ini, setiap tim berlomba-lomba memasukkan bola ke gawang lawan masing-masing sebanyak mungkin. Tim yang paling banyak memasukkan bola, dialah yang keluar sebagai pemenang.

        Olahraga ini mirip dengan sepak bola. Jumlah pemainnya sama-sama 11 orang. Bedanya, sepak bola menggiring bola dengan kaki, sedangkan hoki menggiring bola dengan tongkat. Selain mirip dengan sepak bola, hoki juga memiliki kesamaan dengan golf. Keduanya sama-sama memakai stik dan bola yang berbahan dasar sama, yaitu komposit, campuran fiberglass dan elemen-elemen kayu. Hanya saja bola hoki lebih besar, sebesar bola tennis lapangan. 


SEJARAH HOKI 

Asal-usul hoki tidak begitu jelas. Ada yang mengatakan permainan hoki berasal dari Persia, karena olahraga yang mirip dengan hoki sudah dimainkan sekitar 4000 tahun yang lalu. Ada juga yang mengatakan, ukiran-ukiran pada gua di Beni Hassan di Lembah Nil menggambarkan, berabad-abad yang lalu orang-orang Mesir bermain suatu permainan yang mirip hoki. Juga di Yunani sekitar 500 tahun sebelum Masehi.

        Namun begitu, lahirnya hoki modern disinyalir terjadi di negara Inggris. Tahun 1850 lahir klub hoki pertama dengan nama Black Heat Hockey Club. Hoki kemudian menyebar ke Wales, Skotlandia, dan Irlandia. Sekitar tahun 1885 putri di Inggris mulai memainkannya  (Mahasiswi Cambridge dan Oxford). Karena peraturan yang ada untuk putra belum seragam dan masih kasar, kaum putri membuat peraturan permainan sendiri yang lebih halus. Tahun 1886 terbentuk induk organisasi hoki pertama, yaitu di Inggris, England Hockey  Association. Pada tahun 1893 terbentuk Irish Hockey Association, tahun 1897 dibentuk juga di Wales, kemudian di Skotlandia.


DASAR PERMAINAN          

Bentuk Permainan Hoki
Olahraga hoki dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu : 
  1. Hoki Lapangan (Field Hockey);
  2. Hoki Dalam Ruangan (Indoor Hockey);
  3. Hoki Es (Ice Hockey).
Masing-masing jenis hoki ini memiliki perbedaan, yaitu dalam hal ukuran lapangan dan aturan permainannya.


Hoki Lapangan (Field Hockey)
Hoki Lapangan adalah permainan hoki yang dimainkan di lapangan terbuka. Lapangan hoki jenis ini menggunakan alas rumput alami atau rumput sintetis. Satu tim hoki lapangan terdiri atas 16 orang pemain. 11 pemain sebagai pemain inti yang bertanding di lapangan (sudah termasuk penjaga gawang), sisanya yang 5 orang sebagai pemain cadangan.

Hoki Dalam Ruangan (Indoor Hockey)
Seperti namanya, hoki jenis ini merupakan hoki yang permainannya di lakukan di dalam ruangan. Perbedaan hoki lapangan dengan hoki dalam ruangan yaitu, jika hoki lapangan memiliki 16 pemain, maka hoki dalam ruangan memiliki 12 pemain dalam satu timnya. 12 pemain tersebut, 6 orang sebagai pemain inti (sudah termasuk penjaga gawang), dan 6 orang sisanya sebagai pemain cadangan.

        Perbedaan yang lain, dalam hoki ruangan seorang pemain tidak boleh memukul bola (hit) dan menghentakkan bola (tapping). Lapangan hoki dalam ruangan ukurannya separuh dari lapangan hoki lapangan.

Hoki Es (Ice Hockey)
Hoki ini sama dengan hoki lapangan dalam hal jumlah pemain dan ukuran lapangannya. Hanya saja, hoki es ini dimainkan di atas es. Selain itu, bola yang digunakan juga berbeda, Bola hoki es disebut puck, berbentuk cakram dari karet, bukan bola bulat seperti dalam hoki lapangan.

        Hoki es sangat terkenal dan disukai orang di negara-negara yang cukup dingin hingga terbentuk lapisan es dilapangan terbuka, misalnya di Kanada, Rusia, Swedia, Finlandia, Republik Ceko, Amerika Serikat bagian utara, Latvia, dan Slowakia. Setelah adanya arena es dalam ruangan, hoki es telah menjadi olahraga favorit sepanjang tahun.

   
PERLENGKAPAN PERMAINAN 

Perlengkapan permainan hoki meliputi alat yang digunakan dan perlengkapan pemain. Spesifikasinya adalah :

Alat permainan 
Alat yang dipakai saat permainan antara lain :

Pemukul (stick)
Stick atau pemukul yang digunakan dalam permainan hoki berbentuk lengkung di satu ujungnya. Sebagian tongkat hoki terbuat dari kayu dan dapat diperkuat dengan fiberglass, kevlar, karbon, atau dyneema. Biasanya berukuran panjang 36 sampai 38 inci. Stick untuk hoki lapangan/dalam ruangan dengan hoki es berbeda bentuknya.

Bola (Ball)
Bola hoki berbeda-beda sesuai dengan jenis permainannya. Pada hoki es, bola hoki yang digunakan disebut puck, bola tersebut berbentuk cakram dan terbuat dari karet. Adapun untuk hoki lapangan dan dalam ruangan, bola yang digunakan berbentuk bulat, mirip dengan bola golf. Bola biasanya terbuat dari plastik berwarna putih. Berat sekitar 5 ons 1/2 dan lingkar sekitar 9 inci.

Perlengkapan Permainan
Pemain hoki dilengkapi dengan pelindung. Hal ini untuk mencegah cedera pemain akibat terkena pukulan tongkat atau stick hoki. Alat pelindung yang dipakai oleh 10 pemain adalah pelindung tulang kering kaki dan pelindung mulut. Namun, penjaga gawang membutuhkan peralatan lebih banyak. Mereka memakai bantalan pada kaki dan sepatu pelindung yang disebut kickers. 

        Sarung tangan bantalan juga umum dipakai, hal ini karena penjaga gawang bila memblok bola dengan tangannya. Helm dengan masker melindungi kepala penjaga gawang dari bola keras, dan pelindung dada juga boleh dipakai.


LAPANGAN PERMAINAN 

Lapangan permainan hoki berbentuk persegi panjang. Untuk hoki lapangan, ukuran lapangannya adalah :
  • Panjang 91,40 meter.
  • Lebar 55,00 meter.
  • Lapangan beralaskan rumput alami atau rumput sintetis.
  • Lapangan dibelah oleh garis tengah hingga menjadi dua bagian. Garis ini dibuat dengan ketebalan 5 cm. Lalu, separuh lapangan dibelah lagi dengan sebuah garis dengan jarak 22,9 meter dari garis tengah.
  • Terdapat busur setengah lingkaran di depan gawang dengan jari-jari 14,63 meter dari titik tengah garis gawang. Busur ini disebut lingkaran tembak. Di luar busur tersebut terdapat busur yang lebih besar, dibuat dengan garis putus-putus, jaraknya 3,66 meter dari garis bujur yang kecil.
  • Titik penalti berdiameter 10 cm dengan jarak 6,40 meter dari garis gawang.
  • Tinggi gawang 2,19 meter.
  • Lebar gawang 3,66 meter.

Adapun untuk lapangan hoki dalam ruangan (Indoor), ukuran lapangannya adalah :
  • Panjang lapangan 36 sd 40 meter.
  • Lebar lapangan 18 sd 22 meter.
  • Lapangan berlantaikan kayu atau bahan sintetis lain, seperti layaknya suatu ruang olahraga.
  • Lapangan dibelah oleh garis tengah hingga menjadi dua bagian. Garis ini dibuat dengan ketebalan 5 cm.
  • Lingkaran tembak bentuknya seperti pada hoki lapangan dengan jari-jari 9 meter.
  • Titik penalti berdiameter 10 cm, dengan jarak 7 meter dari garis gawang.
  • Gawang berukuran lebar 3 meter dan tinggi 2 meter.      

TEKNIK DASAR BERMAIN HOKI    

Permainan hoki membutuhkan pemahaman tentang teknik permainannya. Karena kalau tidak menguasai teknik dasar permainan ini, maka tidak akan tercipta permainan hoki yang baik dan efektif. Beberapa keterampilan teknik yang harus dikuasai diantaranya : 

Menggiring Bola (Dribbling) 
Keterampilan menggiring bola merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain. Menggiring adalah menguasai bola dengan cara bergerak atau berpindah tempat. Kegunaan menggiring bola dalam permainan hoki adalah :
  • Memindah arah dan tempat bola.
  • Melepaskan diri dari pemain lawan.
  • Melewati kawalan pemain bola.
  • Menguasai bola selama mungkin
  • Mencari tempat yang kosong.
  • Menunggu teman untuk mendukung dalam menguasai bola.
  • Mempermudah dalam mencetak gol.
Menghentikan Bola (Stop)  
Menghentikan bola adalah gerakan menghentikan bola setelah menerima operan dari kawan maupun menghentikan bola ketika memotong gerak bola yang dipukul lawan.

Mengumpan Bola (Passing The Ball)   
Cara mengumpan bola dibagi menjadi beberapa macam, yaitu :
  • Mendorong Bola (Push) 
  • Memukul Bola (Hit) 
  • Mencungkil Bola (Flick) 
  • Mengangkat Bola (Scoop) 
Merebut Bola (Tackling) 
Merebut bola adalah teknik yang penting untuk dikuasai oleh seorang pemain hoki. Teknik ini bertujuan untuk merebut bola dari penguasaan lawan.


ATURAN PERTANDINGAN  

Konsep dasar permainan hoki adalah melakukan dribel (menggiring bola), passing (mengoper bola ke rekan satu tim), dan shoot (melakukan tembakan ke gawang lawan). Dilihat dari sini, cara bermain hoki merip dengan sepak bola. Hanya saja dalam peraturannya, dalam hoki bola dilarang keras tersentuh kaki.

        Pertandingan hoki dibagi menjadi dua babak dan setiap babaknya 35 menit. Kemenangan ditentukan dengan jumlah gol yang dimasukkan oleh setiap tim ke gawang lawan.

        Untuk kartu pelanggaran ada 3 jenis kartu, yaitu :
  • Kartu Hijau (peringatan pertama)
  • Kartu Kuning (peringatan yang disertai skorsing istirahat beberapa menit bagi pemain yang melanggar) dan
  • Kartu Merah (dikeluarkan dari pertandingan).
Untuk melakukan shoot, dalam permainan hoki harus dilakukan dalam lingkaran tembak, jadi tidak bisa sesukanya saja menembak bola ke gawang.    


PERATURAN PERMAINAN  

Dinyatakan sebagai pelanggaran apabila : 
  • Pemain mengangkat stick di atas pundaknya. Dalam hoki, ketika sedang bertanding setiap pemain dilarang untuk mengangkat stick di atas pundaknya karena dapat membahayakan pemain lainnya. 
  • Melakukan gerakan yang membahayakan pemain lainnya.
  • Menahan atau memukul stick lawan. 
  • Menjatuhkan lawan, menghalangi serta menjegal pergerakan lawan.
  • Memukul bola ke udara. Setiap pemain dilarang keras memukul bola ke udara.
  • Menahan bola atau menendang bola dengan kaki, kecuali penjaga gawang. Dalam hoki, penjaga gawang memiliki hak penuh untuk menendang dan menahan bola dengan anggota badan lainnya selama berada di dalam lingkaran tembak. Tetapi penjaga gawang tidak boleh berbaring di atas atau di depan bola.
  • Seorang pemain diperbolehkan untuk menahan bola dengan tangan (sesuai peraturan yang berlaku), sepanjang bola tersebut jatuh dengan segera, jadi bukan menangkap bola melainkan menahan bola dengan telapak tangan yang terbuka.
Hukuman akan diberikan wasit atas pelanggaran yang dilakukan pemain. Bentuk hukuman wasit yaitu :   

Freehit atau Pukulan Bebas
Freehit ini intinya hampir sama dengan Freekick pada sepakbola. Freehit dilakukan di tempat pelanggaran dilakukan.

Penalty Corner - Short Corner 
Penalty Corner dilakukan di bagian garis pinggir gawang regu sekurang-kurangnya 2,75 meter dari tiang gawang terdekat, hal ini dilakukan apabila pemain yang bertahan menyentuh bola di daerah gawangnya atau disebabkan oleh pelanggaran lainnya di daerah lingkaran tembak.

Penalty Stroke
Penalty Stroke ini diberikan apabila terjadi sebuah pelanggaran di dalam area lingkaran tembak atau salah seorang pemain bertahan menghalangi bola yang akan masuk ke dalam gawang dengan cara yang tidak dianjurkan sehingga menghasilkan pelanggaran. Penalty Stroke dilakukan dari titik penalti dan pemain lainnya berada di belakang garis 25 yard.

Corner Hit - Long Corner
Corner hit ini diberikan apabila salah seorang pemain bertahan memukul atau memainkan bola ke belakang garis gawang. Corner hit dilakukan dari sebuah titik sejauh 9,14 meter dari tiang gawang terdekat dan pemain yang melakukan serangan harus berada di belakang lingkaran tembak.

Offside
Offside terjadi apabila salah seorang pemain lawan mendahului bola yang di umpan/dioper oleh tim yang melakukan serangan dan orang tersebut berada di belakang pemain bertahan di daerah pertahanan lawan.

Hit In
Pukulan ini dilakukan apabila bola yang dipukul keluar atau bola mengenai stick lalu keluar lapangan, pukulan ini dilakukan di tempat dimana bola tersebut keluar garis pinggir, akan tetapi apabila bola yang dipukul oleh seorang penyerang melampaui garis gawang maka dilakukan dari suatu titik 14,63 meter pada arah di mana bola tersebut keluar lapangan.


INDUK ORGANISASI HOKI

Induk organisasi hoki international yaitu Federation Internationale de Hockey sur Gazon (FIH). Organisasi ini terbentuk di Paris pada tahun 1924. Adapun untuk hoki es, induk organisasinya International Ice Hockey Federation (IIHF). Di Indonesia, induk organisasi olahraga hoki yaitu Persatuan Hockey Seluruh Indonesia (PHSI).